MAKALAH TENTANG MUNAFIK
Disusun
oleh :
-
Adi Abdul Ghani
-
Ajis Falahudin
-
M Riyad Hawari![Text Box: [Type the document title]](file:///C:\Users\m\AppData\Local\Temp\msohtmlclip1\01\clip_image001.gif)

Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
A.
Latar belakang
B.
Tujuan
C.
Sistematika penulisan
BAB II LANDASAN TEORI
BAB III PEMBAHASAN
A.
Pengertian Munafik
B.
Ciri-ciri orang munafik
C.
Bahaya dan kerugian sifat munafik
D.
Contoh perilaku yang mencerminkan sifat
munafik
BAB IV KESIMPULAN
BAB
I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Sifat-sifat tercela ada bermacam-macam, salah
satunya adalah munafik. Sifat munafik adalah sifat yang sangat tidak boleh
dimiliki oleh seorang muslim karena sifat munafik itu akan membawakan kerugian
bagi seseoang yang berperilaku munafik. Selain itu, sifat munafik juga adalah
sifat yang sangat dilarang oleh Rasulullah saw. Maka dari itu, kita tidak boleh
memiliki sifat jujur.
B.
Tujuan
Tujuan dibuatnya makalah ini yaitu untuk memenuhi
tugas kelompok pelajaran akhlaq. Selain itu, dengan dibuatnya makalah ini juga
bertujuan untuk mempelajari lebih jauh mengenai sifat munafik sehingga nantinya
kita dapat menjauhi sifat munafik.
C. Sistematika penulisan
BAB
I : Pendahuluan
a. Latar
belakang
b. Tujuan
c. Sistematika
penulisan
BAB
II : Landasan teori
BAB
III : Pembahasan
a. Pengertian
munafik
b. Ciri-ciri
munafik
c. Bahaya
dan kerugian sifat munafik
d. Contoh
perilaku yang mencerminkan sifat munafik
BAB
IV : Kesimpulan
BAB
II
LANDASAN
TEORI
Ø Penjelasan tentang munafik
“Di
antara manusia ada yang mengatakan, ‘Kami beriman kepada Allah dan Hari
kemudian’, padahal mereka itu sesungguhnya bukan orang-orang yang beriman.”
(Q.S Al-Baqarah : 8)
Ø Ciri ciri munafik
“Dan
Allah mengetahui bahwa sesungguhnya orang-orang munafik itu benar-benar orang
pendusta.” (Q.S Al-Munafiquun : 1)
“Dan
bila mereka berjumpa dengan orang-orang beriman, mereka mengatakan, ‘Kami telah
beriman.’ Dan bila mereka kembali kepada syaitan-setan mereka, mereka
mengatakan, ‘sesungguhnya kami sependirian dengan kamu, kami hanyalah
berolok-olok.” (Q.S Al-baqarah : 14)
“Dari
Abu horairah radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa
sallam bersabda, “Tanda-tanda orang munafik itu tiga; bila berkata bohong, bila
berjanji ia mengingkari, dan bila dipercaya ia mengkhianati.” (Muttafaq Alaihi)
“Sesungguhnya
orang-orang yang beriman kemudian kafir, kemudian beriman (pula), kemudian
kafir lagi, kemudian bertambah kekafirannya, maka sekali-kali Allah tidak akan
memberi ampunan kepada mereka, dan tidak (pula) menunjuki mereka jalan yang
lurus.” (Q.S An-Nisa : 137)
Ø Bahaya dan kerugian sifat munafik
“sesungguhnya
orang-orang munafik itu (ditempatkan) pada tingkatan yang paling bawah dari
neraka. Dan kamu sekali-kali tidak akan mendapat seorang penolongpun bagi
mereka.” 9Q.S An-Nisa : 145)
“Mereka
hendak menipu Allah dan orang-orang yang beriman, pada hal mereka hanya menipu
dirinya sendiri sedang mereka tidak sabar.” (Q.S Al-Baqarah : 9)
“Dalam
hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya, dan bagi mereka
siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.” Q.S Al-Baqarah : 10)
Ø Contoh perilaku yang mencerminkan
sifat munafik
Hadist
riwayat Abu Said Al-Khudri ra :
“bahwa
beberapa orang munafik pada masa rasulullah selalu tidak ikut serta bila Nabi
saw pergi berperang. Mereka bergembira ria dengan ketidakikutsertaan mereka
bersama Rasulullah saw. Lalu apabila Nabi saw telah kembali, mereke
mengemukakan alasan kepada beliau sambil bersumpah dan berharap mendapat pujian
dengan apa yang tidak mereka perbuat. Maka turunlah ayat, ‘Janganlah
sekali-kali kamu menyangka, bahwa orang-orang yang gembira dengan apa yang
telah mereka kerjakan dan mereka suka supaya dipuji terhadap perbuatan yang
belum mereka kerjakan, janganlah kamu menyangka mereka akan terlepas dari
siksa’.” (Sahih Muslim No.4981) Wallahu A’lam.
BAB
III
PEMBAHASAN
A. Pengertian Munafik
Munafik adalah bentuk fa’il atau menunjukkan kata
perilaku dari kata nifak, atau lebih jelas lagi munafik adalah sebutan bagi
seseorang yang memiliki sifat nifak. Dalam ajaran islam munafik berarti
seseorang yang menyembunyikan sesuatu yang sebenarnya dengan cara menampakkan sikap
atau perilaku yang tidak jujur untuk menutupi kebenarannya. Bersikap munafik
dalam ajaran islam termasuk pada akhlaq yang tercela yang harus dihindari oleh
setiap muslim. Seseorang yang memiliki sifat munafik diibaratkan dengan orang
yang bermuka dua, di mana kedua-duanya saling menebarkan berita bohong dan
tidak jujur.
Jadi munafik adalah apa yang dikatakan dan
diperbuatkan tidak sama antara hati dan lidah.
B.
Ciri-ciri
munafik
Berdasarkan ayat Al-Qur’an dan hadist Nabi saw
ciri-ciri orang munafik, antara lain :
a. Menyembunyikan
kebenaran di dalam hatinya dengan mengatakan sesuatu yang dusta.
b. Sering
berkata dusta, jika berjanju sering mengingkarinya dan bila diserahkan amanat sering berkhianat.
c. Bersikap
tidak konsisten
Dari tiga ciri di atas cukuplah menjelaskan kepada
seorang muslim untuk lebih berhati-hati dalam menjaga hati dan ucapannya,
jangan sampai menganggap ringan sebuah pengakuan ataupun jani yang kita
ucapkan. Sebab bisa jadi hal itu akan membawa kita termasuk pada ciri orang
munafik.
C. Bahaya dan kerugian sifat munafik
Munafik adalah salah satu sifat tercela yang harus
benar-benar dijauhi oleh seorang muslim, karena akan menyebabkan kerugian bagi
muslim sendiri. Diantara beberapa kerugiannya antara lain :
1.
Akan di tempatkan dikerak neraka.
2.
Telah menipu Allah SWT. Orang yang
memiliki sifat munafik tidak menyadari bahwa sebenarnya dia telah berusaha
menipu Allah dan menipu dirinya sendiri.
3.
Mengidap penyakit hati.
4.
Memiliki sikap pengecut yang terkadang
sengaja melakukan dusta untuk mencari keuntungan dan perlindungan atas dirinya
sendiri.
D. Contoh perilaku yang mencerminkan
sifat munafik
Contohnya yaitu pada zaman Rasulullah saw pernah ada
orang munafik yang setiap Rasulullah pergi berperang, mereka (orang munafik)
selalu tidak ikut. Ketika rasulullah pergi berperang, mereka bergembira ria dan
senang-senang. Lalu apabila Rasulullah telah kembali, mereka mengemukakan
alasan ketidak ikutnya mereka berperang kepada beliau sambil bersumpah dan
berharap agar mereka mendapat pujian dengan apa yang tidak mereka perbuat.
BAB
IV
KESIMPULAN
Allah sangat tidak suka
dan melarang seorang muslim berperilaku munafik karena munafik itu adalah
perilaku yang sangat hina.